Inspirasi Teologi Semut

Inspirasi Teologi Semut – Semut adalah hewan yang sudah tidak lazim lagi kita lihat dalam lingkup Negara Indonesia. Semut adalah hewan yang memiliki ukuran tubuh yang sangat kecil yang diciptakan oleh Sang Pencipta dalam kosmos ini. Mencoba meneliti semut dari cara hidupnya dalam eksistensinya, kehidupannya dengan sesamanya (satu jenis) begitu harmonis dan relasinya sangat baik, rukun, ekonomi mereka yang mereka cari dengan cara bersama-sama, saling membantu, menyapa ketika mereka bertemu, membangun rumah secara gotong royong, dan saling membantu satu dengan yang lain.

Di Indonesia sekarang ini, kehidupan sosial kita sudah mulai punah karena kurangnya pemahaman-pemahamann kita tentang bagaiamana hidup secara rukun dalam keluarga bangsa ini. Fakta yang terjadi, agama merupakan salah satu faktor yang menjadi penyebab kerukunan kita. Saya tidak tahu apa maksud dari mereka-mereka yang mengabaikan keharmonisan demi kepentingan agama mereka, tetapi ingat Teologi itu luas ya ? diskriminasi dan politik merupakan alat utama yang bisa membuat kerukukuna kita lepas. Semut adalah mahkluk yang tidak berpikir, tetapi dalam kehidupan mereka, kerja sama, topang menopang, saling menyapa telah menjadi rutinitas mereka. Andai saja kita seperti mereka ? maka saya yakin kita akan tiba pada surga yang banyak di ceritakan itu.

Melihat kehidupan semut yang begitu harmonis dan lain sebagainya. sebagai manusia yang sadar akan kehidupan, terutama kehidupan sosial dalam eksistensi kita manusia. Hewan yang paling memberikan cara hidup yang baik adalah Semut. Andaikan kita bisa seperti semut kedamaian dan kerukunan antar individu-individu manusia akan terjalin dengan baik.

Baca juga : Inspirasi dari Ajing cacat

Belajar dari semut merupakan langkah awal manusia membuktikan eksistensinya sebagai makhluk yang berpikir…

Terima kasi sudah membaca inspirasi dari teologi semut ini. Salam…

Ikuti Blog ini di Media Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *